12 Agustus 2020
whatis new in ultimaker cura4.0

Ultimaker Cura 4.0 Beta Dirilis dengan Preview Antarmuka Baru

Cura, software pengolah pencetakan 3D open source gratis sedang dalam proses upgrade ke Versi 4.0, Ultimaker Cura 4.0 versi stabil masih menuggu pengetesan. Ultimaker Cura adalah software slicer/pengiris 3D yang paling umum digunakan bersifat gratis dan open-source serta mudah digunakan. Lebih dari itu, Ultimaker secara teratur memperbarui perangkat lunak Cura untuk memastikan softwarenya ini bermanfaat bagi semua orang dari pemula hingga profesional. Sekarang, Ultimaker telah meluncurkan preview antarmuka baru untuk perangkat lunaknya ini. Ultimaker meminta umpan balik dari komunitas.

Namun, pihak pengembang menambahkan bahwa versit terbaru ini masih bersifat beta yang sangat awal sehingga kehandalan cetak yang sama dengan versi stabil Cura tidak dapat dijamin. Ultimaker menambahkan bahwa jika pengguna saat ini sedang mengerjakan proyek penting, pilihlah versi stabil dari perangkat lunak cura.

Apa yang baru dari Cura 4.0?

Tujuan Ultimaker adalah memberi pengguna Cura tools yang kuat yang mendukung semua kebutuhan mereka, terlepas dari tingkat pengetahuan mereka. Fitur-fitur di bawah ini telah diperbaiki dari pembaruan sebelumnya untuk meningkatkan alur kerja. Menurut situs web Ultimaker, Cura 4.0 dimulai dengan peningkatan ini:

  • Alur kerja baru: Penelitian pengguna Ultimaker telah memberikan alur kerja yang lebih logis dan juga lebih lancar untuk digunakan.
  • Login lebih mudah: Panel kontrol akun pengguna baru untuk plugin yang memerlukan login, mis. Cura Backup.
  • Marketplace: Akses cepat dan mudah ke Marketplace, yang memungkinkan Anda mendapatkan akses ke plugin.

Dalam hal alur kerja yang lebih logis, Ultimaker menjelaskan bahwa tiga tahap ditunjukkan di header – ini adalah PREPARE, PREVIEW and MONITOR. Ide dari ketiga opsi ini adalah memberikan panduan yang jelas.

Dari sini desain, menu interface memiliki banyak panel yang bisa dilipat. Ini memungkinkan pengguna untuk fokus pada tampilan 3D serta mampu melihat informasi penting, misalnya, pengaturan atau konfigurasi pemotongan. Selain itu, ada lebih banyak perbedaan antara mode khusus dan yang disarankan. Ini berarti pemula dapat lebih mudah menyiapkan file tanpa harus mencari tahu pengaturannya sendiri. Ultimaker juga membuat halaman pratinjau lebih jelas dan dapat diakses sehingga pengguna dapat memeriksa tampilan lapisan setelah mengiris model mereka.

Akhirnya, Marketplace dan kontrol akun pengguna telah diintegrasikan ke antarmuka utama. Ini mempermudah akses plugins dan profil material. Pengguna juga dapat dengan mudah mengelola plugin yang memerlukan login (seperti Cura Backups) dan fitur lainnya yang dijanjikan oleh perusahaan akan menyusul akhir tahun depan.

Memahami anjuran pihak pengembang, Ultimaker, untuk tidak menggunakan perangkat lunak versi beta ini jika Anda sedang mengerjakan proyek penting. Namun, jika Anda ingin tahu tentang antarmuka Cura baru dan ingin mengujinya, lalu unduh dari situs web Ultimaker. Perusahaan juga meminta Anda memberi mereka pendapat Anda. Versi beta berikutnya akan mengikuti di Q1 tahun 2019.

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *