Pengenalan G-Code

Mengenal G-Code, Perintah-perintah Yang Digunakan Pada Printer 3D

G-code adalah bahasa pemrograman printer 3D, dengan menggunakan G-code serangkaian instruksi yang berasal dari komputer akan dapat diterjemahkan ke dalam perintah yang dimengerti oleh printer 3 dimensi. Komputer memberi tahu pada printer 3D, kapan, di mana, dan bagaimana cara memindahkan dan berapa banyak yang harus diekstrusi selama seluruh proses cetak objek dilakukan.

Alat pengiris/slicer seperti Cura dan Simplify3D menghasilkan G-Code “otomatis” dari model CAD, sehingga sebagian besar orang/pengguna tidak pernah melihat atau memprogram satu baris kode pun. Namun, jika Anda ingin mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang pencetakan 3D, penting untuk mengetahui tentang bahasa pemrograman ini.

Pengetahuan tentang perintah G-code akan memberi Anda pengetahuan yang lebih komprehensif mengenai teknik pencetakan 3D. Orang yang mampu memecahkan masalah printer 3D, mereka akan lebih baik pemahamannya dalam mengontrol setiap aspek dari proses cetak dan mampu mengidentifikasi dan mencegah kegagalan cetak jauh sebelum terjadi.

Apa itu Perintah G-code?

G-code adalah singkatan dari “Geometric Code”. Fungsi utamanya adalah untuk menginstruksikan mesin dalam menggerakkan nozzle bagaimana cara bergerak secara geometris dalam 3 dimensi. Disamping itu juga dapat memerintahkan mesin untuk melakukan hal-hal non-geometris. Sebagai contoh, perintah G-code dapat memberitahu printer 3D untuk menghentikan penggunaan material pada tingkat ekstrusi yang ditentukan atau mengubah suhu extruder.

Dalam istilah formal, G-Code bisa dikatakan sebagai bahasa pemrograman kontrol numerik. Bagi mereka yang tahu cara memprogram, itu adalah bahasa pemrograman yang mudah. Hingga saat ini, G-Code belum memiliki konstruksi lanjutan seperti variabel, kondisional, dan loop (pengulangan).

Contoh G-Code
Untuk mengenal lebih detail mengenai G-Code, berikut akan disertakan satu baris script dari G-Code.

G1 X-9.2 Y-5.42 Z0.5 F3000.0 E0.0377

Baris ini memberi tahu printer 3D untuk bergerak dalam garis lurus menuju koordinat tujuan X = -9.2, Y = -5.42, dan Z = 0.5 pada laju balikan 3000.0. Ini juga menginstruksikan printer untuk mengeluarkan material pada tingkat 0,0377 saat sedang bergerak.

Bagaimana kita membaca dan menafsirkannya? Cukup mudah. Setiap baris dimulai dengan sebuah perintah. Dalam hal ini, perintahnya adalah G1.

G1 X-9.2 Y-5.42 Z0.5 F3000.0 E0.0377

Itu berarti “bergerak dalam garis lurus dengan cara yang terkontrol”. Anda dapat melihat arti dari setiap perintah G-Code dalam tabel yang telah kami sediakan di akhir artikel. Kami juga akan melalui perintah G-Code yang paling penting di bagian selanjutnya.

Berikut adalah contoh implementasi G-Code dalam printer 3D.

Perintah kode-G yang dimulai dengan huruf G yang mengandung arti sebagai perintah geometris. Memberi tahu kepala printer bagaimana cara bergerak, tetapi ini jelas tidak cukup untuk mengontrol semua aspek printer 3D. Bagaimana jika Anda perlu memberi tahu printer untuk mematikan motor atau menaikkan suhu unggun? Untuk tugas-tugas non-geometris ini, implementasi kode-G juga mendefinisikan serangkaian perintah lain yang dimulai dengan huruf M, secara tepat disebut Kode M. Misalnya, perintah M140 mengatur suhu lapisan, dan perintah M190 memberitahu printer untuk menunggu suhu mencapai target.

Setiap huruf bahasa Inggris yang Anda temui dalam kode akan memiliki arti tertentu. Sebagai contoh, kita belajar bahwa G berarti perintah geometris, M berarti perintah non-geometris, X berarti koordinat X, Y berarti koordinat Y, F berarti laju umpan, dan sebagainya. Untuk referensi Anda, inilah tabel dengan arti setiap huruf.

*nnn     Checksum. Used to check for communications errors.
Dnnn Parameter - used for diameter; derivative (Kd) in PID Tuning
Ennn Length of extrudate. This is exactly like X, Y and Z, but for the length of filament to consume.
Fnnn Feedrate in mm per minute. (Speed of print head movement)
Gnnn Standard GCode command, such as move to a point
Hnnn Parameter - used for heater number in PID Tuning
Innn Parameter - X-offset in arc move; integral (Ki) in PID Tuning
Jnnn Parameter - Y-offset in arc move
Mnnn RepRap-defined command, such as turn on a cooling fan
Nnnn Line number. Used to request repeat transmission in the case of communications errors.
Pnnn Command parameter, such as time in milliseconds; proportional (Kp) in PID Tuning
Qnnn Parameter - not currently used
Rnnn Parameter - used for temperatures
Snnn Command parameter, such as time in seconds; temperatures; voltage to send to a motor
Tnnn Select tool nnn. In RepRap, a tool is typically associated with a nozzle, which may be fed by one or more extruders.
U,V,W Additional axis coordinates (RepRapFirmware)
Xnnn A X coordinate, usually to move to. This can be an Integer or Fractional number.
Ynnn A Y coordinate, usually to move to. This can be an Integer or Fractional number.
Znnn A Z coordinate, usually to move to. This can be an Integer or Fractional number.
Source: http://all3dp.com

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *