Printer 3D Anet A8

Bagaimana Cara Memilih Tipe Frame Printer 3D

Frame/bingkai bagi sebuah printer 3D adalah salah satu bagian terpenting yang peranannya sangat vital bagi aktifitas pencetakan suatu objek, tidak bisa dibayangkan bagaimana jadinya printer 3D yang tidak memiliki frame. Atau frame/bingkai yang digunakan tidak bekerja dengan maksimal, tidak kokoh atau konstruksinya kurang presisi. Tentu hal ini sangat dihindari oleh para penggunan printer 3D. Pada artikel kali ini akan coba dibahas mengenai frame/bingkai dari suatu printe 3D, termasuk tipe dan pertimbangan-pertimbangan yang harus diperhatikan ketika kita memilih suatu frame bagi printer 3D yang akan kita gunakan.

Setidaknya ada tiga fungsi frame printer 3D, yaitu :

  • Tempat bagi semua komponen mekanik dan listrik dalam melakukan pencetakan.
  • Menentukan volume build printer 3D.
  • Menjadikan printer 3D memiliki tampilan yang kokoh dan memiliki nilai estetika.

Ketika memilih bingkai printer 3D, kita harus mempertimbangkan biaya, kemudahan perakitan, kekuatan dan daya tahan, serta aplikasi dalam hal volume build yang diinginkan. Estetika dapat menjadi pertimbangan besar bagi desainer dan bisnis yang mungkin ingin printer mereka terlihat bagus dan layak untuk umum. Namun, ini mungkin bukan masalah bagi printer yang hanya digunakan untuk eksperimen atau prototipe dasar.

Berikut akan dijelaskan mengenai kiat untuk memilih frame yang cocok dengan kebutuhan kita.

Frame Joint & Member Construction

Frame joint & Member construction adalah tipe frame paling sederhana dan paling umum yang digunakan pada printer 3D. Konstruksi struktural dalam bentuk batang dihubungkan dengan sambungan sehingga membentuk suatu rangka simetris. Rangka dibuat dari batang berulir atau ekstrusi (batang aluminium atau logam halus). Desainnya sederhana, mudah dibangun dan murah. Karena kesederhanaannya, untuk beberapa bagian konstruksi dapat dibuat dengan menggunakan printer 3D untuk mencetaknya, terutama untuk printer-printer 3D berkategori Reprap, seperti Prusa i3.

Frame Printer 3D

Dibalik kemudahan dan murahnya tipe frame jenis ini, terdapat sisi negatif yang menyertainya. Frame bertipe joint & member construction menjadikan komponen printer terbuka yang dapat menjadi potensi masalah keamanan bagi pengguna dan printer. Benda dapat menghalangi sabuk dan katrol, sementara beberapa bahan atau benda dapat tertarik ke extruder atau komponen lain yang memiliki temperatur yang cukup panas. Kelemahan lain adalah penampilan/estetika, dengan rangka yang terbuka dan memperlihatkan komponen didalamnya menjadikan printer 3D dengan rangka jenis ini agak kurang elok secara estetik. Printer 3D yang menggunakan rangka seperti ini cocok untuk prototipe dan eksperimen.

Frame Hasil Potongan Laser atau CNC

Frame Hasil Potongan Laser/CNC adalah pilihan lain yang murah untuk konstruksi frame printer 3D. Frame dibuat dari bahan-bahan seperti kayu lapis, akrilik atau plastik dipotong menjadi panel dengan menggunakan laser atau permesinan CNC. Panel-panel itu kemudian seperti puzzle yang harus dibaut bersama untuk menghasilkan struktur rangka akhir. Tidak ada perangkat lunak khusus yang diperlukan karena potongan dipotong dalam 2D. Konstruksi frame dengan teknik seperti ini memiliki biaya pembuatan yang rendah dan kemudahan dalam mendesainnya.

Frame Printer 3D | Lase CNC Cut

Seperti yang lainnya, frame printer 3D hasi dari laser cut / CNC cut memiliki beberapa kekurangan. Panel sulit untuk dirakit karena sifatnya yang seperti puzzle dan proses pembuatan yang memakan waktu lebih lama. Penggunaan kayu lapis, suatu saat akan mengalami pelapukan terutama setelah terpapar kelembaban dan beban mekanis yang berat. Frame tipe ini juga rentan terhadap goresan, terutama bila dibuat dari bahan akrilik atau plastik.

Frame Logam dan Cetakan Injeksi

Frame printer 3D yang menggunakan logam sebagai konstruksinya merupakan frame yang ideal digunakan, namun agak sulit bagi pengguna rumahan, karena frame tipe ini diproduksi melalui cetakan injeksi. Teknik ini sangat ideal untuk menghasilkan bingkai printer 3D dalam jumlah besar. Oleh karena itu, kerangka logam ini paling cocok untuk sektor komersial dan pelanggan kelas atas. Untuk pengguna rumahan, dapat membeli frame printer 3D logam pra-pabrikan. Manfaat dari opsi ini adalah ia akan kokoh, dan umumnya tidak diperlukan pengaturan.

Frame Printer 3D Metal Injection Molding

Kelemahan utama dari frame yang dihasiljan dengan teknik ini adalah bahwa kerangka logam sulit untuk dimodifikasi dan membutuhkan waktu pengerjaan mesin lebih yang lebih lama dalam proses perakitannya.

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *