Harga Printer 3D tahun ini

Cara Memilih Printer 3D Untuk Pemula

Apa Itu Printer 3D? Bagaimana cara kerjanya ?  Apak kegunaannya? Berapa harganya?  Menjadi pertanyaan yang coba dijelaskan dibawah ini.

Saat ini telah hadir berbagai merk dan ukuran printer 3 dimensi (3D Printer) yang menawarkan kemudahan dan fitur terbaru yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan printer 3D dapat dihasilkan barang/objek 3 dimensi yang sulit dibuat dengan cara manual dengan waktu pengerjaan yang singkat. Misalnya saja seorang insinyur mesin hendak membuat protipe mesin yang kompleks dengan koneksi antar komponen yang rumit, dengan printer 3D hal tersebut dapat dibuat secara cepat dan sesuai dengan aslinya. Atau seorang ilmuan/peneliti hendak membuat alat peraga DNA yang kompleks, maka mereka bisa mencoba membuatnya sendiri tanpa harus repot mencari dan memesan dari perusahaan manufaktur.

Melihat potensi percetakan 3D kedepan, saat ini telah banyak vendor mendesain dan membuat printer 3D dengan berbagai ukuran dan harga. Bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan, di meja-meja kerja karyawan di perkantoran, printer 3D akan bersanding dengan printer biasa. Sarana hiburan dan pendidikan anak-anak akan berubah drastis pada saat printer 3D memasuki rumah-rumah penduduk seperti printer cetak dokumen yang ada saat ini.

Sejarah Singkat Percetakan 3 Dimensi

Menengok perjalanan hingga terciptanya printer 3D, kita bisa flash back ke tahun 1980-an, dimana seorang warga negara Jepang, Hideo Kodama dari Nagoya Municipal Industrial Research Institute menemukan dua metode aditif untuk membuat model plastik tiga dimensi dengan pengerasan foto pada polimer termoset. Sejak saat itu, penemuan dan patent di industri percetakan 3D bermunculan. Hingga dikenal adanya teknologi FDM (Fused Deposition Modeling).

Apa itu 3D Printing

Sebelum melangkah jauh, ada baiknya kita memahami pengertian mengenai percetakan 3 dimensi (3D Printing). 3D Printing atau disebut juga dengan additive manufacturing adalah sebuah proses pembuatan objek solid 3 dimensi yang berasal dari file digital. Penciptaan objek cetak 3D dicapai dengan menggunakan proses aditif. Dalam proses aditif, sebuah objek dibuat dengan meletakkan lapisan material yang berurutan sampai objek tersebut selesai dibuat. Masing-masing lapisan ini dapat dilihat sebagai penampang horizontal dengan irisan-irisan tipis dari objek. Pencetakan 3D memungkinkan Anda menghasilkan bentuk kompleks (fungsional) dengan menggunakan bahan lebih sedikit daripada metode pembuatan tradisional.

Bagaimana Proses Pembuatan Pencetakan 3D

Pembuatan objek 3D dimulai dengan pembuatan model 3D di komputer, dimana model 3D ini dibuat menggunakan perangkat lunak khusus pemodelan 3D (3D modeling software) atau dengan menggunakan scanner 3D yang mampu membuat duplikat objek 3D secara digital.

3D Modeling Software

Perangkat lunak pemodelan 3D hadir dalam berbagai bentuk. Ada perangkat lunak kelas industri yang harganya ribuan per tahun per lisensi, tapi juga perangkat lunak open source gratis, seperti Blender, misalnya. Versi terakhir 3D modeling Blender adalah versi 2.79.


Slicing: Dari Model 3D Menuju Printer 3D

Setelah pemodelan selesai dilakukan melalui perangkat lunak 3D Modeling, langkah berikutnya adalah melakukan pengirisan terhadap model 3D menjadi ratusan atau ribuah lapisah horizontal, biasanya proses ini dilakukan melalui software dan sudah terintegrasi dengan software bawaan printer 3D. Pada fase ini, pembuatan objek 3D sudah menggunakan printer 3D dengan berbagai tools penyertanya.

Cara Pemilihan Printer 3D Yang Sesuai Kebutuhan

Untuk mendukung proses pembuatan objek 3 dimensi berjalan dengan optimal, setelah menetukan software 3D modeling, langkah berikutnya adalap pemilihan printer 3D yang cocok dengan jenis pembuatan objek 3D. Saat ini telah banyak pilihan printer 3D yang tersedia di pasaran. Namun ada beberapa guidance yang bisa membantu para pemula dalam menentukan jenis printer yang akan dibelinya. Terdapat dua jenis printer 3D, yaitu : pre-assembled 3D Printer or a 3D Printer kit.

Printer3D
Untuk pemula yang ingin menggeluti usaha 3D printer, namun terkendala dengan budget pilihan bijaksana adalah ke printer 3D KIT yang murah.

Bagikan melalui:

3 thoughts on “Cara Memilih Printer 3D Untuk Pemula

  1. Mas Alvian,
    Terima kasih atas kunjungannya, website ini merupakan salah satu sarana untuk menyalurkan passion saya di bidang pencetakan 3D, disela-sela pekerjaan saya dibidang e-commorce.
    Mudah2an kedepannya dapat digarap lebih serius lagi.
    Salam,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *